Selasa, 28 Juni 2016

Pemanfaatan Google Earth untuk Manajemen Informasi Jaringan Perkebunan Tebu

Google Earth adalah aplikasi yang dapat diperoleh secara cuma-cuma melalui http://earth.google.com. Aplikasi ini merupakan teknologi terbarukan dari digital imagery satellite image yang digabungkan dengan aplikasi sistim informasi geografis. Dengan aplikasi ini, maka kita bisa menuju kemanapun tempat di bumi ini dan merasakan efek “terbang” di layar komputer kita. Sebagaimana disampaikan dalam berbagai review mengenai Google Earth, model yang ditawarkan oleh Google Earth telah menjadi standar bagi pengembangan aplikasi dan teknologi Geographical Information System saat ini.
Sekalipun aplikasi ini dapat diperoleh secara cuma-cuma, namun aplikasi ini cukup handal dan menarik untuk dimanfaatkan baik untuk keperluan pribadi pada tingkat sederhana maupun untuk keperluan korporat yang lebih luas. Dalam aplikasi yang sederhana, kita bisa melakukan setting untuk menempatkan obyek lokasi (placemark) di suatu tempat pada Google Earth, dan kemudian dapat kita buat satu profil singkat tentang obyek lokasi tersebut. Kemudian, kita bisa menuju ke obyek lokasi dengan simulasi “terbang” dan membaca profilnya.

Dalam konteks aplikasi untuk keperluan bisnis yang lebih luas, aplikasi Google Earth ini tentunya bisa dimanfaatkan sebagai sistim informasi geografis dari jaringan restoran, sekolah atau hotel. Organisasi Smithsonian Institution melalui Global Volcanism Program memanfaatkan Google Earth untuk membuat database gunung berapi dunia dengan profilnya masing-masing.
Gbr. 1: Profil Gunung Krakatau di Google Earth oleh Smithsonian Institution
gb1-krakatau.jpg
Namun harus disadari bahwa image yang disediakan oleh Google Earth bukanlah real time image. Google menyampaikan bahwa kebanyakan image diambil kurang dari 3 tahun sebelumnya. Demikian pula tidak semua lokasi akan memiliki resolusi image yang cukup tajam, sebagaimana kita bisa melihat obyek mobil yang berada di bundaran Hotel Indonesia Jakarta seperti yang terlihat pada Gambar 2.
Gbr. 2: Image Bundaran Hotel Indonesia – Jakarta di Google Earth
gb2-bundaran-hi.jpg
Manajemen Informasi Jaringan Perkebunan Kelapa Sawit berbasis Google Earth
Perkebunan besar kelapa sawit tentunya akan memiliki jaringan perkebunan yang tersebar di berbagai wilayah. Penempatan berbagai perkebunan tersebut dalam satu alat bantu sistim informasi manajemen yang terpusat tentunya akan memudahkan dalam pengorganisasian berbagai informasi yang diperlukan.
Dalam konteks ini, Google Earth dapat dimanfaatkan dan dipergunakan sebagai sistem informasi manajemen perkebunan kelapa sawit. Dengan berbagai teknik koneksi data, maka tidak hanya efek terbang yang dapat ditampilkan, namun link ke berbagai knowledge management dan data perusahaan dapat dibangun pula. Dengan demikian dapat dibangun suatu Business Intelligence jaringan perkebunan kelapa sawit.
Gbr. 3: Jaringan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatera Utara ditampilkan melalui Google Earth.
gb3-jaringan-kebun-sawit.jpg
Seperti terlihat pada Gambar 3, maka jaringan perkebunan kelapa sawit dapat dikelola melalui Google Earth. Image view yang ada di Google Earth dapat didekati hingga kedekatan (ketinggian) maksimal tergantung lokasinya, sebagaimana tersedia di Google Earth. Contoh image view perkebunan kelapa sawit yang dapat dilihat dari jarak pandang yang lebih dekat adalah sebagaimana dicontohkan pada Gambar 4.
Gbr. 4: Contoh Image Perkebunan Kelapa Sawit dan Pabrik Kelapa Sawit di Google Earth
gb4-image-kebun-sawit.jpg
Gambar 4 adalah salah satu contoh kebun kelapa sawit dan Pabrik Kelapa Sawit yang terdapat di Kalimantan Tengah. Image tersebut dapat didekati hingga ketinggian sekitar 570 Meter. Namun demikian tidak semua lokasi mempunyai resolusi image yang sebagus kebun pada gambar 4 tersebut. Untuk lokasi-lokasi yang belum memiliki image yang cukup bagus, ada fasilitas yang bisa kita pergunakan pula pada Google Earth, yaitu dengan menggabungkan Global Informastion System (GIS) Map yang dimiliki oleh perusahaan, dan ditempatkan di Google Earth melalui perintah add image overlay. Contoh dari hal ini nampak pada Gambar 5.
Gbr. 5: Contoh GIS Map Kebun Kelapa Sawit dengan batas-batas kebun dan Blok diintegrasikan ke Google Earth
gb5-gis-map.jpg
Deskripsi dan informasi yang lebih detil bisa dibuat dengan memanfaatkan fasilitas “balloon”, yaitu berupa profil sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 6. Pada “balloon” inilah profil dari suatu kebun kelapa sawit, atau pabrik pengolahan kelapa sawit dapat dibuat. Pada profil dapat ditempatkan suatu link ke knowledge management maupun sistim informasi eksekutif lainnya. Contoh yang ditampilkan pada Gambar 6, profil pabrik kelapa sawit dibuat dengan menambahkan link kepada database laporan produksi pabrik kelapa sawit dan berbagai data foto terkini dari pabrik tersebut.
Gbr. 6: Profil suatu Pabrik Kelapa Sawit ditampilkan pada Google Earth
gb6-profile.jpg
Format untuk membuat profil dalam “balloon” tersebut menggunakan format KML, yang dikompak-kan sebagai KMZ. Format ini berbasis pemrograman HTML sederhana. Informasi lokasi koordinat geografis, maupun beberapa fitur tambahan lainnya, misalnya pewarnaan, dan sebagainya, dapat dimasukkan ke dalam Placemark Editor.
Data yang ada akan tersimpan sebagai File dalam format KMZ. File ini berukuran relatif sangat kecil. Oleh karenanya, jika file KMZ telah dibuat, file tersebut dapat di-share dengan mudah kepada pihak lain untuk dapat dibuka dengan aplikasi Google Earth.
Untuk kepentingan korporasi, hal ini tentunya akan sangat berisiko jika data-data perusahaan bisa dengan mudah tersebar luas. Untuk itu, tentunya perlu teknik-teknik tertentu agar pada saat kita membangun jaringan data perusahaan berbasis Google Earth, data-data perusahaan masih akan tetap aman tersimpan.
Masalah Keamanan Data
Google menyediakan aplikasi Google Earth secara cuma-cuma dilatarbelakangi oleh kepentingan pemakaian mesin pencari. Dengan Google Earth, maka kita bisa mencari lokasi dari tempat-tempat yang telah diidentifikasi oleh Google.
Oleh karenanya, aplikasi Google Earth dimaksudkan menjadi tempat pertukaran informasi bagi para penggunanya yang tergabung dalam Google Earth Community. Dengan menjadi anggota Google Earth Community, maka kita bisa menempatkan lokasi-lokasi yang kita usulkan (dalam format KMZ) untuk dapat dilihat oleh para komunitas Google Earth. Tentunya obyek-obyek yang ditempatkan dalam Google Earth Community telah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari manajemen Google.
Sharing data seperti itu, untuk data-data korporat, tentunya haruslah dihindari. Data korporat tentulah dimaksudkan hanya dapat diakses oleh mereka-mereka yang memang diberi kewenangan dan akses untuk melihatnya. Oleh karena ini, penyebaran data-data korporat melalui KMZ file ke berbagai pihak tentunya harus dihindari. Format KMZ File sendiri, sebagaimana diinformasikan oleh Google, tidak mungkin kita proteksi. Begitu file tersebut diterima oleh pihak lain, maka pihak lain tersebut dapat melihat kandungan data yang terdapat dalam KMZ file tersebut melalui aplikasi Google Earth.
Untuk itu, perlu dilakukan teknik guna “memproteksi” data penting yang ada pada KMZ file. Salah satu teknik sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan membuat data-data yang ditampilkan dalam format image. Tentunya berbagai format image ini harus ditempatkan di lokasi server perusahaan, sehingga hanya mereka yang melakukan akses ke server perusahaan sajalah yang dapat memperoleh akses data tersebut. Dengan demikian, seandainya oleh satu dan lain hal, file KMZ ini tersebar keluar, maka konten informasi yang penting tidak akan dapat terlihat.
Salah satu informasi strategis yang tetap menghadapi resiko di atas adalah lokasi geografis dari obyek lokasi yang ditempatkan di Google Earth. Lokasi geografis ini berupa koordinat geografis, dalam format derajat lintang utara/selatan dan bujur timur/barat. Namun demikian, informasi lokasi geografis inipun sebenarnya telah banyak pihak yang dapat memperolehnya dengan mudah.
Untuk jaringan perkebunan besar data ini pasti dimiliki oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) ataupun instansi terkait lainnya. Dan seharusnya data ini telah juga menjadi data “umum”, dan biasanya digunakan untuk menentukan batas-batas wilayah perkebunan yang satu dengan yang lainnya.

Program - program buatanku sewaktu kuliah


Kenang-kenangan 
yang tak bisa dilupakan

Sebelumnya ni ane mau share dulu awal mulanya ane suka dengan pemograman.... waktu itu setelah ujian kelulusan SMA, ane dulunya belajar tuh otodidak di warnet deket rumah ane, yah sekedar cuma mau bikin surat aja, eh bukan surat deng.. tapi ane belajar ngetik tuk keyboard sambil ane cerita tentang kehidupan ane tuh di lembar kerja Ms. Word, ya bisa dibilang curhatlah dengan komputer... hehehehe apa aja ane ketik, tentang perasaan suasana hati, tentang impian, tentang seseorang, dsb..

#$%"nyambung gak si ?" MJ ya.... Mak jelas...................... 

Ketika kamu nemu photo kamu jaman dulu yang masih unyu"nya atau barang kesayangan kamu yang barang itu adalah kenangan kamu banget...... pastinya kamu seneng dong yah, ingin mengabadikannya..... hehehe 

Sama nih, tulisan ane kali ini mau flashback tentang program si, program yang pernah ane buat dulu semasa kuliah dulu, dan itu seneng banget rasanya ketemu file lama saat dulu otak-atik program, lumayan buatin program untuk temen-temen kuliah bisa untuk tambah-tambah bayaran kuliah, hehe...... Meskipun cuma beberapa aja yang ketemu dari sekian yang ane buat, tapi seegaknya nih program jadi bukti sejarah buat ane... hehehe 

Memang pengalaman adalah guru yang terbaik, dengan adanya job tuk buatain program, macem" programnya kita bisa belajar untuk lebih mengembanginnya lagi.... yang pasti pengalamannya adalah dipusing kan dengan temen-temen yang harus nurutin apa kemauan dari dosennya, ini dirubah yang itulah, yang itu dirubah yang inilah, ada jg temen yang gupek, gak sabaran...... huhuhhh 

Memang kalau mau jadi programmer itu harus kudu sabar........... menghadapi ke gitu dan juga sabar kalau program yang kita buat itu gedebak gedebuk............. buat pala pusing tujuh turunan.............. 9 tanjakan.............. hehehehe

dibawah ini program yang pernah ane buat sewaktu kuliah dulu....

yang ini tuh program tentang apotik (inventory stock obat)


yang ini tuh tentang Gaji Karyawan


yang ini tentang Garlantas (Pelanggaran Lalu Lintas)


yang ini tentang penjualan motor


yang ini tentang percetakan


yang ini tentang perpustakaan


kalau yang ini, program the best ane sewaktu TA
tentang Pasien Rawat Inap


kalau yang ini tentang Siswa (tempat sekolah ne SMA)


yang ini tentang SPP sekolah


dan masih banyak lagi, kalau yang terakhir ane buat itu tentang "Sistem Informasi Tahanan Pada Rutan Polsek Tanjung Karang Barat"

Catatan "Soal desain nomor dua yang penting isinya" Mantap bro

itulah diantaranya program yang ane buat dan alhamdulillah sangat membantu pemasukan uang jajan.... yah walaupun bersakit-sakit dahulu baru senang kemudian..... hehehehe



Kamis, 28 Januari 2016

Alat dan Bahan Wajan Bolic

Sistem kerjanya hampir sama dengan antena Parabola pada umumnya yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut atau biasa disebut dengan titik fokus. Jenis antena bisa dibilang sederhana namun hasilnya memuaskan, disamping itu proses pembuatan antena wajan bolic ini tidak membutuhkan banyak biaya. Apalagi bahan mudah didapatkan disekitar kita.

Cara Membuat Wajan Bolic untuk penguat sinyal modem 3G
Antena Wajan Bolic
Persiapkan alat dan bahan
Alat  merakit Antena
1. Bor listrik
2. Obeng
3. Gergaji besi
4. Pisau /cutter
5. Penggaris , dll

Bahan-bahan :
1. Wajan yang berbentuk parabolic
2. Pipa paralon minimal 3”
3. Dop pipa minimal 3” 2 buah
4. Aluminium foil
5. Mur/ baut
6  Bracket (kedudukan untuk tiang antena)
8. Kabel USB extender


Cara Merakitnya
Sebelum merakit kita hitung dulu kebutuhan paralon, Diameter dan kedalaman wajan agar hasilnya lebih memuaskan. Selanjutnya kita hitung Feedernya menggunakan rumus dibawah ini. 
F= D^2/(16*d)
Keterangan :
F= Feeder
D= Diameter Wajan
d= Kedalaman Wajan
Jika bingung dengan rumusnya anda bisa juga menggunakan aplikasi untuk mencari feeder dengan klik link dibawah ini
Kalkulator Antena Wajan Bolic

Langkah- Langkah membuat
Bor bagian tengah Wajan
Bor juga bagian tengah Dop Pipa

Potong pegangan wajan

Pasang Wajan dan Dop dengan cara dibaut
Selanjutnya adalah Memotong Pipa Paralon (PVC) sesuai dengan panjang yang sudah ditentukan dengan kalkulator wajan bolic, kemudian lapisi alumunium foil dibagian luarnya sampai batas feeder.  
Dop pipa yang satunya lagi sebagai penutup dengan di lapisi alumunium foil di bagian dalamnya, serta jika dibutuhkan gunakan dop kecil ditengahnya sebagai pengait modem nantinya, yang artinya boleh dikasi atau tidak.
Jika proses diatas sudah selesai selanjutnya adalah memasangkannya.

Supaya hasilnya lebih menarik alangkah baiknya jika wajan bolic diberi warna terlebih dahulu.

Setelah itu tinggal memasang modem ke antena, seperti gambar dibawah ini.
baca link berikut


  
yang terakhir adalah tinggal memasang bracketnya, sebenarnya untuk bracket terserah anda saja, yang penting wajan bolic bisa nempel di tiang antena atau dimana saja, asalkan dapat signal HSPA yang memuaskan. Mohon maaf jika ada beberapa gambar di ambil dari situs/ web lain, namun proses perakitannya tidak jauh berbeda. (gambar dari search engine google).

Jika proses pembuatan diatas sudah berhasil anda tinggal mengembangkannya untuk model-model yang lain misalnya menggunakan sistem induksi.


Semoga sedikit artikel ini bisa membantu, dan bisa dipraktekkan sendiri dirumah. Yang terpenting adalah selalu berusaha dan pantang menyerah.Contoh hasil yang sudah saya buat.
Sebagai catatan, saya bukanlah seorang ahli dibidangnya namun tetap berusaha untuk mencoba dan berkarya. Perlu diingat juga bahwa untuk perhitungannya sebaiknya gunakan kalkulator wajan bolic yang sudah di sebutkan linknya diatas. Selain itu dicoba-coba sendiri dengan mengubah posisi modem digeser kedepan atau agak kedalam sambiil melihat kualitas signal. Selamat Mencoba dan semoga sukses

Membuat Antena Wajan Bolic


Cara Buat Antena Untuk menangkap Signal Hostpot




Home » Teknologi » Cara Membuat Antena untuk Menangkap Signal Hotspot Cara Membuat Antena untuk Menangkap Signal Hotspot Cara Membuat Antena untuk Menangkap Signal Hotspot - Berbagai cara dilakukan oleh para penggila wifi untuk dapat meningkatkan kualitas tangkapan gain sinyal perangkat wifi mereka untuk menambah tangk`pan sinyal dari akses point ataupun hotspot. Hal ini dilakukan pada umumnya untuk dapat terus menggunakan akses internet maupun sumber daya jaringan lain yang terhubung dengan akses point atau hotspot tersebut.


Kualitas tangkapan sinyal dari sebuah perangkat wifi pada arsitektur 802.11 a/b/g atau n dalam menangkap sinyal wifi dari pancaran sebuah akses point atau hotspot pada umumnya dibatasi oleh beberapa hal. Faktor jarak yang relatif jauh dan juga factor hambatan lain seperti pemasangan sebuah hotspot yang tidak*benar pada ruangan gedung yang tidak terjangkau juga menjadi salah satu sebab berkurangnya kualitas tangkapan sinyal pada perangkat wifi di komputer anda.
Beberapa alat tambahan dibuat dan dijual secara komersil oleh produsen perangkat wifi untuk dapat meningkatkan kualitas tangkapan sinyal perangkat wifi standar. Namun karena beberapa faktor seperti harganya yang cukup mahal membuat perangkat tersebut kurang begitu diminati oleh para konsumennya. Salah satu alat yang biasa digunakan untuk meningkatkan kualitas sebuah perangkat wifi adalah antenna wifi eksternal yang dapat anda jumpai pada toko-toko komputer di kota anda.Namun bagi anda yang terlanjur membeli sebuah wifi USB adapter standard dan merasa tidak puas dengan hasil tangkapan sinyal wifi anda tersebut, maka anda dapat mengubah wifi USB adaptor anda tersebut menjadi sebuah antenna wifi USB eksternal dengan sedikit kreatifitas.Antena Wifi USB atau biasa disebut dengan Uni-Directional Wifi Range Extender adalah sebuah perangkat tambahan pada sebuah komputer yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tangkapan sinyal wireless standar dari jarak yang cukup jauh dengan menggunakan adapter USB Wifi standar.Dalam pembuatan antenna Wifi USB ini kita tidak memerlukan modifikasi apapun pada adapter USB wifi standar kita ataupun mengubah bentuk fisik komputer (PC) anda. Hanya sebuah jalan pintas yang mudah untuk meningkatkan kekuatan sinyal dan jarak dari adaptor USB Wifi anda. Dan cara ini bekerja juga untuk seluruh jenis adaptor USB wifi standar yang biasa anda pakai.Alat dan BahanDalam proses pembuatannya, yang anda perlukan untuk membuat antenna Wifi USB ini adalah beberapa peralatan yang relatif murah, sederhana, dan mudah anda dapatkan di dalam rumah anda. Adapun bahan-bahan yang perlu disiapkan tersebut adalah :
Tutup Panci/wajan penggorengan (bahan dari metal)
Tang (untuk melubangi tutup panci)
Lem Alteco (perekat)
Permen Karet
USB Wifi Adapter
USB Extension Cable


Langkah Pertama – Membuka tutup panciKetika anda membeli sebuah tutup panci, pada umumnya tutup panci tersebut memiliki pegangan yang dapat dilepas dengan cara memutarnya. Bukalah pegangan tutup panci tersebut dengan cara memutar pegangan panci tersebut sehingga lubang pegangan tutup panci tersebut terbuka.


Langkah Kedua - Melubangi Tutup PanciTutup panci harus anda coak terlebih dahulu agar lubang yang tersedia cukup besar, dimana lubang tersebut nantinya berguna untuk menempatkan extension cable yang telah disiapkan. Gunakan tang untuk melubangi tutup panci tersebut. Lubangi bagian tengah tutup panci anda dengan cara di coak menggunakan tang yang telah disiapkan. Yang perlu di ingat adalah lubang yang dibuat harus pas untuk extension cable yang nanti akan ditancapkan pada tutup panci tersebut.


Langkah ketiga – Memasukkan USB extension cableMasukkan bagian Female end dari USB extention cable anda (bagian kabel yang tidak konek ke komputer atau yang akan masuk ke dalam slot USB wifi adapter) kedalam lubang yang baru saja dilubangi. Jika belum pas, maka lubangi kembali tutup panci hingga sesuai dengan bagian tersebut.


Langkah Keempat – Memperkuat USB Extension CableSetelah USB extension cable telah terpasang pada tutup panci, kemudian rekatkan permen karet yang telah disiapkan (kunyah dulu sebelum direkatkan hingga permen karet lembek). Kemudian lem bagian tersebut hingga mengeras atau kuat dengan menggunakan lem alteco. Tujuan utama langkah ini adalah agar antara USB extension cable dan bagian metal tutup panci tersebut tidak bergoyang. Pastikan lem tersebut benar-benar kuat dengan cara mengelem pada kedua sisi konektor tersebut.


Langkah Kelima – Memasang USB wifi AdapterSetelah lem merekat kuat pada bagian yang diinginkan, maka antenna wifi USB anda telah siap digunakan. Langkah*terakhir adalah menempatkan USB wifi adapter anda kedalam port yang tersedia pada antenna wifi anda.




Langkah Terakhir – Memasang AntenaLangkah terakhir adalah menghubungkan male end USB antenna wifi anda tersebut (dari extension cable) ke dalam port USB di komputer anda. Ada baiknya jika anda menggunakan alat penyangga untuk menahan perangkat ini agar mudah digunakan dan diarahkan. Anda dapat menggunakan tripod handycam atau menempelkannya langsung pada jendela kamar anda.Kini anda dapat menikmati kekuatan sinyal wifi yang kuat dari jarak yang relatif jauh. Nyalakan aplikasi Netstumber atau Kismet untuk melihat kekuatan gain sinyal wifi yang bisa anda dapatkan. Dan alat ini telah siap untuk ber-war driving sinyal wifi hotspot tetangga anda Namun perlu diingat bahwa alat ini digunakan untuk memfokuskan penangkapan sinyal pada target pemancar sinyal, sehingga pada penggunaannya, arahkanlah alat ini pada sebuah pemancar sinyal atau hotspot agar penggunaannya lebih maksimal.

TP - Link TL-WA7210N

Bayangkan skenario seperti ini, depan rumah Anda ada signal wifi gratisan atau wifi publik seperti wifi.id atau biznetwifi atau wifi-wifi lainnya yang tidak diproteksi. Tapi begitu masuk rumah signalnya hilang. Jadi kalau mau internetan Anda harus berdiri di tepi atau tengah jalan. Wah gak segitunya kali ya yang namanya fakir bandwidth.
Nah kini ada solusi yang mantap, yaitu menangkap signal diluar rumah lalu diteruskan ke dalam rumah.
Nah yang Anda butuhkan:
– TP-Link TL-WA7210N
– Kabel LAN yang disesuaikan dengan panjang rumah/atap rumah
– Tangga untuk manjat ke atap
– Wifi router (optional) jika tak punya hanya bisa konek ke 1 komputer
– Sedikit keberuntungan
.
Nah jadi kasusnya begini, depan rumah saya ada 2 SSID wifi publik yang tertangkap dengan baik (bisa buka login page berpassword) yaitu @wifi.id dan biznetwifi. Kedua SSID ini bisa dipakai tapi saya harus berdiri di depan rumah tapi masuk rumah signalnya hilang. Jadi akhirnya saya beli Wireless Outdoor TP-Link TL-WA7210N ini. Berhubung lagi sale dimana tipe 5210G dan tipe 7210N hanya selisih harga sedikit sekali maka mendingan ambil yang TL-WA7210N. Perangkat ini sangat menarik karena meski alatnya satu tapi bisa dipakai untuk 7 keperluan berbeda, yaitu:
1. AP Client Router  – Wirelessly connect to WISP station/hotspot to share Internet to local wireless and wired network. Fungsinya menangkap signal ISP nirkabel dekat rumah.
2. AP Router  – Wired connect to ADSL/Cable Modem via WAN port and share Internet to local wireless and wired network. Membagi internet ke orang lain.
3. Access Point  – Transform your existing wired network to a wireless network. Internet yang tak ada wifi bisa disharing ke orang lain.
4. Multi-SSID  – Create multiple wireless networks to provide different security and VLAN groups. Ini bikin SSID jadi beberapa.
5. Repeater(Range Extender)  – Extend your existing wireless coverage by relaying wireless signal. Signal Wifi yang sudah ada ditangkap lalu diteruskan kembali (saya pakai ini)
6. Bridge with AP  – Combine two local networks via wireless connection. Ini harus butuh 2 TL-WA7210N lalu dikonek jarak jauh.
7. Client  – Acting as a “Wireless Adapter” to connect your wired devices (e.g. Xbox/PS3) to a wireless network. Ini membuat perangkat entertaiment yang tidak ada wireless jadi ada wireless.
.
Bingung? Tidak perlu karena saya hanya memakai yang nomor 5, yaitu menangkap signal wifi yang sudah ada lalu diteruskan ke rumah. Disini akan tercipta tiga kemungkinan. Yaitu:
– Menangkap signal wifi yang ada di luar rumah lalu diteruskan lagi secara wireless (alias repeater)
– Menangkap signal wifi yang ada di luar rumah lalu diteruskan melalui kabel konek ke komputer langsung, karena saya tidak mau orang lain menangkap signal ini maka Wireless Radio dimatikan.
– Menangkap signal wifi yang ada di luar rumah lalu diteruskan melalui kabel lalu dikonek ke wireless router agar bisa dipakai ramai-ramai di rumah.
.
Skenario yang terjadi adalah sebagai berikut:
Jarak rumah ke wifi publik (@wifi.id & biznetwifi)
Nah dengan kondisi seperti ini maka Anda harus pakai TL-WA7210N karena tanpa alat ini mustahil signal @wifi.id maupun biznet bisa masuk ke rumah.
Lalu bagaimana pengaturannya? Berikut penampakan TP-Link TL-WA7210N:
Kotak TP-Link TL-WA7210N
Kotak TP-Link TL-WA7210N
Kotak TP-Link TL-WA7210N
Kotak TP-Link TL-WA7210N
Unboxing
Strap pengikat
1 Kabel LAN untuk konek ke PC
PPOE injector
Alat ini membantu menyalurkan listrik ke TL-WA7210N melalui kabel LAN dengan jarak maksimal 60meter
Adaptor
Tipe adaptor
Keseluruhan paket (Kabel LAN 25meter saya beli terpisah)
Antena TL-WA7210N tampak depan
Antena TL-WA7210N tampak samping
Antena TL-WA7210N tampak belakang
Antena TL-WA7210N tampak samping
Antena TL-WA7210N tampak atas
Antena TL-WA7210N tampak bawah
Penutup
Buka penutup (anti weather)
Di dalam penutup ada 4 fungsi (GND untuk ground, reset, LAN untuk suplai listrik dan port antena tambahan)
Untuk rumahan dan jarak dekat hanya port LAN yang terpakai
Ingat maksimal kabel LAN outdoor hanya 60meter
Untuk tes saja, saya coba pasang di pagar rumah paling depan menghadap jalan raya
Kabel LAN juga belinya sesuaikan panjang dari antena ke komputer/router
Jika sudah tancap ke listrik maka lampu indikator akan menyala
Adaptor yang terpasang
Passive Power Over Ethernet, menjadi bagian vital sebagai koneksi LAN sekaligus listrik
Tancap ke PC
Atur IPV4 jadi 192.168.0.100 sebelum buka menu TP-Link
Masukkan 192.168.0.254 di browser apapun di PC
Username & password standarnya admin dan admin
Login
Menu awal
7 Fitur TL-WA7210N
Router (pemberian speedy) sudah nganggur karena saya baru beli router TP-Link Archer D7
Router ini membantu menyalurkan signal yang ditangkap TL-WA7210N sebagai WIFI di dalam rumah
Kita ulangi step awal, masuk di cpanel Network & Sharing Center, tekan ethernet
Lalu properties
Pilih IPv4 lalu properties
Masukkan IP 192.168.0.100 OK
Lalu buka browser masukkan alamat 192.168.0.254
Username: admin dan password: admin
Menu awal TP-Link
Pilih Quick setup
Pilih repeater
Klik survey
Lihat SSID yang diinginkan dan klik connect
Kasus saya adalah mau tangkap signal telkom @wifi.id
Kalau sudah dapat tekan Next
Next
Save & Reboot
Router sudah reboot
Cek signal, oke banget kan
IPv4 yang tadi terset 192.168.0.100 dikembalikan ke automatically
Buka browser lalu buka google.com akan diarahkan ke web login @wifi.id
Kalau mau gratisan pilih akses Telkomsel dan masukkan username dan password yang dikasih Telkomsel saat telepon ke *303*601#
Sudah log in dan internet gratis selama 1 jam :)
Coba ping ke google
Buka web mantugaul
Coba speedtest
Coba youtube
Coba torrent :)
Kesimpulan:
Sebagai orang yang tak faham networking tampaknya menyetel TP-Link TL-WA7210N ini tidak terlalu sulit, bagian tersulitnya justru manjat atap pasang antenna, untung ada tukang yang membantu saya memasangnya. Arahkan antena secara vertikal (maupun horisontal) ke arah hotspot yang tersedia, disini Anda perlu melakukan survey di daerah sekitar Anda, gunakan Wifi Analyzer yang tersedia di Android Playstore untuk melacak signal terkuat di sekitaran rumah Anda (sambil olahraga keliling kompleks sehat kan :), ingat posisinya dan bantu hitung jarak dengan Google Earth jika diperlukan.
Meski sudah oke dapat signal kadang signalnya bisa naik turun atau bahkan menghilang, terbukti saat menyetel “Survey” kadang terbaca banyak SSID tapi kadang SSID itu menghilang, nah yang model gini sebaiknya jangan digunakan. Saran saya gunakan signal berkekuatan dan stabil pada 30dBM keatas, makin tinggi makin bagus. Pemasangan antena juga harus perhatikan halangan yaitu pohon, tembok, rumah, papan iklan, akan mengurangi kualitas signal, jadi sebelum membeli antena ini sebaiknya pastikan LOS (line of sight) dari rumah Anda ke hotspot tidak banyak terhalangi oleh obyek2 tadi.
Ingat juga beli kabel LAN yang kualitas oke (kata toko) adalah Rp6000/meter. Kabel ini vital sebagai penghantar listrik sekaligus koneksi LAN.
Jadi bilamana di sekitaran rumah Anda ada hotspot gratisan, seperti @wifi.id atau BiznetHotspot, dan mau Anda tangkap dan dialirkan ke rumah, maka TL-WA7210N adalah barang yang saya rekomendasikan.
.